Wow…Invisible Footstep

Sobat Nde pasti sudah ga asing dengan yang namanya footstep alias pijakan kaki pengendara pada motor ? Nah motor berikut ini sudah menggunakan teknologi canggih yaitu invisible footstep, penasaran kan pengin lihat bentuknya ? Silahkan dipelototi :mrgreen: Lanjutkan membaca “Wow…Invisible Footstep”

Motor Keluarga : Kakaknya Masih Prima, Adiknya Sudah Pensiun

Masih cerita ketika mudik kemarin, ketika mampir ke rumah kakak Nde di Ajibarang, Nde bertemu dengan kakaknya si Abah. Cerita si Abah bisa dibaca di sini, sini, dan sini.

Jika Nde sudah mempensiunkan si Abah (Astrea Grand 95), maka kakak Nde justru masih mengoperasikan Astrea Prima yang secara umur pasti lebih tua daripada si Abah, makanya Nde sebut kakaknya si Abah :mrgreen:

Neh foto kakaknya si Abah 🙂

masih Prima :-)
Astrea Prima tampak samping 🙂

Lanjutkan membaca “Motor Keluarga : Kakaknya Masih Prima, Adiknya Sudah Pensiun”

Memori Pengabdian Si Abah (2) Yang Tak Terlupakan

Ini adalah artikel kedua dari artikel Memori Pengabdian Si Abah, artikel pertama disini. Silahkan dilanjutkan acara melototnya :mrgreen:

kondisi Abah tahun 2011
kondisi Abah tahun 2011

Nah selama dipakai sama Nde, ada beberapa kejadian yang tidak bisa Nde lupakan :mrgreen: antara lain:

Lanjutkan membaca “Memori Pengabdian Si Abah (2) Yang Tak Terlupakan”

Memori Pengabdian Si Abah (1) Dipaksa Bekerja Keras

Artikel ini berisi sedikit kenangan Nde dengan Si Abah. Karena ceritanya cukup panjang makanya Nde buat dalam beberapa artikel. Silahkan di pelototin :mrgreen:

Si Abah adalah nama panggilan buat Astrea Grand 95 milik keluarga Nde yang dipegang turun temurun dari kakak sulung, sampai ke Nde (bungsu). Sewaktu muda pernah dibawa mudik ke Cilacap sama kakak Nde, sedangkan rutinitasnya adalah dipakai ngantor dari Karawang-Cikarang.

Nde mulai pake motor ini di tahun 2009, dikasih nama Abah karena motor ini umurnya paling tua dibanding motor lain yang ada di rumah, bahkan lebih tua dari umur adik ipar Nde :mrgreen: Lanjutkan membaca “Memori Pengabdian Si Abah (1) Dipaksa Bekerja Keras”